Sintang – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menghadiri Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Desa Nanga Ketungau, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Selasa (16/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Ronny memberikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas dan Kepala Desa Nanga Ketungau yang berhasil mewujudkan desanya bebas dari perilaku buang air besar sembarangan, meski berada di pesisir Sungai Ketungau.
“Lebih dari 90 persen masyarakat Desa Nanga Ketungau sudah memiliki WC di rumah. Ini berarti mereka ikut mencegah penyebaran penyakit dan membiasakan pola hidup sehat,” ujar Ronny.
Selain menyoroti pentingnya ODF, Ronny juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan stunting. Ia menyebut ada dua fokus utama, yaitu memastikan ibu hamil tidak kekurangan gizi serta menjamin balita di bawah lima tahun mendapatkan gizi yang cukup.
“Mulai 2026, Pemda Sintang berkomitmen tidak ada lagi ibu hamil dan balita yang kurang gizi tanpa perhatian pemerintah. Anggaran akan kita perbaiki agar semua dapat tertangani,” tegasnya.
Ronny juga mendorong seluruh ibu hamil di Kabupaten Sintang untuk rutin memeriksakan diri ke bidan, perawat, atau puskesmas. Minimal enam kali selama masa kehamilan, pemeriksaan tersebut diupayakan akan ditanggung Pemda.
“Kalau ditemukan ibu hamil atau balita yang kurang gizi, biaya pengobatannya akan diupayakan ditanggung Pemda sampai gizinya pulih, akan kita upayakan mulai dari tahun 2026” tambahnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar